Lima Fungsi Pokok “SPB” di Apresiasi Sejumlah Pelaut

Agustus 29, 2021 - Armada

Bulukumba, Newsarmada.com – Sejumlah pelaut asal Bulukumba dan beberapa pelaut dari berbagai daerah mengapresiasi penetapan lima fungsi pokok Serikat Pelaut Bulukumba (SPB) sebagai wadah penyalur aspirasi pekerja bahari.

Serikat Pelaut Bulukumba (SPB) yang memiliki visi mewujudkan solidaritas dan soliditas yang arif, kreatif dan inovatif bagi pelaut Bulukumba akhirnya secara resmi menetapkan lima fungsi kehadirannya sebagai wadah dan media aspirasi bagi pelaut.

Fungsi kehadiran SPB yang telah ditetapkan adalah  (1) sebagai pihak dalam pembuatan kerja sama dan penyesaian perselisihan industrial (2) wakil anggota dalam lembaga kerjasama dibidang ketenagakerjaa  sesuai dengan tingkatannya (3) sarana menciptakan hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan  (4) sarana penyalur aspirasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan anggotanya (5) perencana, pelaksana dan penanggung jawab pemogokan pekerja/buruh sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sofyan, salah satu pelaut asal Desa Seppang, Kecamatan Ujungloe Kabupaten Bulukumba kepada Newsarmada.com, Minggu (29/08/2021) mendukung kinerja SPB dalam menetapkan lima fungsi pokok sebagai acuang dalam mengawal aspirasi dan kepentingan para pelaut, khususnya pelaut asal Kabupaten Bulukumba.

“Saya sangat mendukung telah ditetapkannya lima fungsi pokok kehadiran SPB sebagai media penyambung aspirasi pelaut, khususnya bagi pelaut asal Bulukumba bahkan pelaut di luar Kabupaten Bulukumba” Ujarnya

Sekretaris Jendral SPB Muhammad Safri saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Minggu (29/08/2021) mengatakan bahwa lima fungsi pokok SPB dirancang dan ditetapkan melalui hasil musyawarah dan kesepakatan bersama sejumlah pelaut.

“Lima fungsi pokok SPB ini adalah hasil dari pemikiran yang telah disepakati secara mufakat oleh sejumlah pelaut, sehingga apa yang menjadi tujuan pokok mampu mewakili tujuan kehadiran SPB yakni dari pelaut oleh pelaut dan untuk pelaut” Kata Safri.

Safri juga menjelaskan bahwa ditetapkannya lima fungsi pokok kehadiran Serikat Pelaut Bulukumba (SPB) tentunya akan menjadi indikator lembaga ini sebagai salah satu wadah dalam melakukan advokasi nasib para pelaut, baik dibidang hukum, administrasi termasuk perhatian terhadap kesejahteraan pelaut sebab para pelaut merupakan pekerjaan yang mobile (tidak menetap).

Senada dengan Safri, Bendahara Umum SPB Aswanto, saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Minggu (29/08/2021) mengatakan bahwa pelaut yang bekerja sebagai awak kapal di lintas Kabupaten/Kota, Provinsi, Negara, bahkan Benua membutuhkan sebuah wadah yang memiliki fungsi yang tepat dan jelas serta kuat dalam mengawal aspirasi pelaut baik di internal maupun eksternal.

“Karena pelaut adalah pekerja yang tidak pernah menetap, sehingga wadah pelaut harus memiliki fungsi pokok yang tepat, jelas dan kuat yang didalamnya mampu mengawal aspirasi dan kebutuhan para pelaut baik dalam lingkup internal maupun eksternal” Jelas Aswanto.

Aswanto juga membeberkan sejauh ini SPB memiliki anggota 94 orang dengan rincian pendiri sebanyak 53 orang, anggota luar biasa 1 orang dan anggota biasa sebanyak 41orang.

Lebih lanjut Aswanto mengatakan bahwa saat ini Serikat Pelaut Bulukumba (SPB) akan terus berupaya, berjuang dan berinovasi agar wadah bagi pekerja bahari ini mampu menjadi sarana yang bermanfaat bagi para pelaut yang mampu memperjuang nasib pekerja bahari baik mereka yang berasal dari Bulukumba maupun bagi pelaut asal daerah lain.

“Tentunya kami akan terus berupaya pak berjuang dan berinovasi agar kehadiran SPB betul-betul dapat dirasakan para pelaut, memperjuangkan nasib sesama pekerja bahari baik yang berasal dari Bulukumba maupun pelaut asal daerah lain” Tutup Aswanto.