Tiga Korban Kecelakaan Mobil di Annisi’a (Bulukumba) Di Perkirakan Patah Tulang

Agustus 18, 2021 - Armada

Bulukumba NewsArmada – Sebuah kecelakaan Lalu lintas kembali terjadi di wilayah Annisi’a ( Di Kawasan perkebunan Karet Lonsung)Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu, 18 Agustus 2021.

Dari informasi yang didapat ArmadaNews melalui akun media sosial Facebook, Kecelakaan tunggal tersebut terjadi tepat di daerah Balangbessi A’nisia antara Kelurahan Jawi – Jawi dan Desa Tibona.Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil bak terbuka atau pickup berwarna silver. Mobil itu juga disebut bermuatan karet.

Mobil itu awalnya menabrak sebuah tiang milik telkom, lalu hilang kendali hingga menerobos sebuah kios di lokasi Kejadian Perkara (TKP).

“Kecelakaan Tunggal sebuah mobil pickup warna silver terbalik dengan muatan sejenis karet, tempat kejadian didaerah Balangbessi A’nisia antara Kelurahan Jawi2 dan Tibona, mobil pickup tersebut menabrak tiang telkom karena tidak bisa terhindarkan dan pada akhirnya menabrak sebuah kios jualan yang berisikan barang campuran dan ada 1 buah unit Motor matic,”tulis akun Facebook Moeh Asree.

“Di dalam kios tersebut ikut terseret sampai dinding kios hancur berserakan, sopirnya dilarikan ke  PuskesmasTanete Kecamatan Bulukumpa, sampai informasi ini dipost kondisi sopirnya belum sadar, menurut keterangan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Bulukumba H. Tamrin sopir tersebut adalah ponakannya beliau,” sambung Moeh Asree.

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tanete, Dahlan dikonfirmasi terkait hal tersebut mengakui kejadian tersebut adalah laka tunggal.

“Lokasinya itu di jalan masuk ke Jojjolo, katanya masyarakat tiga orang itu patah pahanya saya dengar. Cuma saya tidak lihat pasiennya. Karena tadi saya di Kantor Dinas. Identitas korban tidak ada sama saya, tapi belum saya konfirmasi anggota ku yang jaga malam,” kata Dahlan via gawainya, Rabu 18 Agustus 2021 malam.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Bulukumba, Iptu Rahman sampai saat ini belum merespon terkait kejadian tersebut.(Redaksi)