Warga Patungan untuk Proyek Pemerintah Desa Ulugalung

Agustus 17, 2021 - Armada

Bantaeng, News Armada.com – PROYEK pembangunan jembatan berukuran Panjang 5 meter dengan Lebar 4 meter. Dana Desa (DD) yang digunakan senilai Rp350 Juta, berlokasi di Dusun Barayya, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa,Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) dituding sarat dengan korupsi juga disinyalir tidak sesuai petunjuk teknis dan bestek yang ada.

Data dan informasi yang diperoleh Tim investigasi News Armada. com di lapangan menggabarkan bahwa proyek yang terletak di Dusun Barayya mendapat Dana Desa yang digelontorkan oleh pemerintah Kabupaten Bantaeng   dan dikelolah oleh aparat Desa Ulugalung menyimpan cerita yang meski diungkap secara transparan.

Kejanggalan pengunaan dana diungkapkan warga setempat, kalau dana yang dipergunakan untuk pekerjaan jembatan juga ada campur tangan, patungan atau swadaya masyarakat berkisar tiga puluh persen dari hasil kerja sebelumnya.

“Dana yang digelontorkan pemerintah kabupaten Rp350 Juta supaya dikelolah oleh desa Ulugalung untuk pekerjaan proyek jembatan ini, tapi dana yang terpakai dari anggaran tersebut cuma sekitar seratus jutaan,” ungkap salah seorang warga yang tidak ingin di mediakan namanya, Senin (16/8/2021).

Pihak Baharuddin (warga. Red) menduga, selebihnya dana yang dikucurkan untuk proyak jembatan anggaran DD melalui pemerintah telah disalahgunakan dan dibagi-bagi untuk kepentingan pribadi.

“Dikemanakan dana sebesar itu untuk ukuran pekerjaan jembatan yang panjangnya 5 kali 4 lebarnya kalau bukan dibagi-bagi, sementara hasil pekerjaan jauh dari anggaran sebenarnaya, padahal warga juga ikut menyumbang, eeh malah diseludupkan oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujar Baharuddin.

Lanjut Ia mengatakan, kini saatnyalah tampil seorang tokoh yang mempunyai talenta kepemimpinan yang bijak dalam menjalankan tugas, agar warga dapat menikmati program-program yang bermamfat dari pemerintah. (Tim/*)