Meski Belum di Resmikan, Alun-Alun Desa Bontominasa Mulai Ramai Pengunjung

Juni 16, 2021 - Armada

Bulukumba, Newsarmada.com – Suasana malam hari di Desa Bontominasa mulai tampak berbeda dari beberapa tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan kehadiran pembangunan alun-alun yang menjadi daya tarik setiap orang baik warga Desa Bontominasa sendiri, maupun warga diluar Desa Bontominasa yang kebetulan melintas.

Meski belum diresmikan, kehadiran alun-alun yang pembangunanya mulai rampung tahun ini dan posisnya berada tepat di jantung Desa Bontominasa ternyata mampu menyita perhatian warga diluar Desa Bontominasa, yang mana warga luar jauh sebelumnya mengenal Desa ini merupakan salah satu desa di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, yang secara geografis berada di kawasan perkebunan karet dengan situasi terkesan lengang dan gelap pada malam hari. Dengan hadirnya alun-alun ternyata mampu membuat setiap orang yang melintas merasa takjub dengan suasana wajah baru Desa Bontominasa khususnya pada sore dan malam hari.

Seperti diketahui, penduduk Desa Bontominasa mayoritas berprofesi sebagai petani, karyawan prusahaan , tukang bangunan, dan pelaku usaha kecil menengah . Hal itu membuat rata-rata pendapatan penduduk tergolong kecil, dengan adanya inovasi infrastruktur alun-alun desa ternyata mampu mendorong peningkatan pendapat ekonomi warga. Oleh beberapa warga tampak mulai memanfaatkan keberadaan alun-alun sebagai sentra kuliner dan kegiatan UMKM lainnya.

Kepala dusun Ballatinggia “Rivaldi” saat di wawancarai menjelaskan bahwa pembangunan alun-alun desa sebagai pusat kegiatan masyarakat secara berkelanjutan, sehingga ekonomi masyarakat Desa Bontominasa bisa meningkat. Selain itu lanjut Rivaldi, pembangunan alun-alun ini juga dapat digunakan sebagai sarana olahraga, taman bermain dan edukasi, serta munculnya pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Karena posisinya yang sangat strategis, posisi alun-alun yang berada pas di pinggir jalan Poros Tanete – Kajang, membuat suasana alun-alun ini serasa berada dipusat kota. Hampir setiap saat alun-alun ini dipadati pengunjung, baik hanya sekedar menikmati suasana maupun berbelanja kuliner, karena sepanjang area alun-alun ini juga dipadati aneka kuliner yang dijajakan oleh warga sekitar.

Kehadiran “Lukman” sebagai Kepala Desa, dinilai sejumlah pihak mampu merubah wajah Bontominasa mengalami peningkatan yang cukup drastis. Dengan memanfaatkan kelebihan  lahan lapangan sepakbola Balangriri “Lukman” mampu menyulapnya sebagai ikon Desa Bontominasa.

Saat di wawancarai, Lukman menjelaskan bahwa ke depannya alun-alun ini akan terus difokuskan pada pembangunan tempat-tempat yang bisa dimanfaatkan untuk anak-anak, seperti penambahan wi-fi gratis, mengingat sistem pembelajaran tatap muka belum dapat diterapkan disekolah, sehnga menurut Lukman keberadaan Wi-fi gratis dapat mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dimasa pandemi ini.

Untuk mendukung program pemerintah pusat dalam upaya percepatan penanganan covid, Lukman mengaku tetap menghimbau warganya agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan setelah menyentuh fasilitas saat berada di alun-alun.

 

Pewarta : Jusman