Mulai 3 Juni KPPN Bantaeng Cairkan Gaji Ke 13

Juni 5, 2021 - Armada

Bantaeng, Newsarmada.com – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bantaeng terhitung mulai 3 Juni telah mencairkan gaji 13 kepada Aparatur Sipil Negara (PNS, TNI/Polri dan pejabat negara). Pencairan gaji 13 dilakukan KPPN Bantaeng berdasarkan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42 Tahun 2021 yang mengatur tentang pembayaran THR dan Gaji Ketiga Belas tahun 2021.

Mekanisme pembayaran gaji ketiga belas kepada Aparatur Negara sebagamana peraturan PMK dilakukan dengan cara Satuan Kerja (Satker) mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) mulai tanggal 2 Juni dan dana gaji 13 paling cepat dicairkan mulai tanggal 3 Juni 2021.

Sedangkan bagi pensiunan dan penerima pensiun pembayaran gaji ketiga belas dibayarkan oleh PT Taspen atau PT Asabri sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Menurut Kepala KPPN Bantaeng, Poerfika Agus Bachtiar, komponen pembayaran gaji ketiga belas tahun ini sama seperti tahun sebelumnya. Hanya saja jenis SPM nya yang berbeda, dan tidak dikenakan potongan iuran atau potongan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Komponen Gaji ketiga belas tahun ini sama seperti tahun sebelumnya yakni berupa Gaji Pokok, Tunjangan Keluarga, Tunjangan Pangan (dalam bentuk uang), dan tunjangan jabatan/tunjangan umum, hanya saja jenis SPMnya yang berbeda dimana tidak dikenakan potongan iuran dan potongan lainnya” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Kementerian Keuangan menganggarkan dana sebesar 16,3 triliun rupiah untuk pembayaran gaji ketiga belas di tahun 2021. Sedangkan total anggaran untuk gaji ketiga belas tahun 2021 di wilayah KPPN Bantaeng sekitar 16,1 milyar rupiah.

KPPN Bantaeng menargetkan pencairan SPM Gaji ketiga belas selesai pada tanggal 10 Juni. Namun sampai dengan tanggal 4 Juni, KPPN Bantaeng baru 8,6 milyar yang telah dicairkan berdasarkan penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Dengan demikian pencairan gaji ketiga belas baru mencapai 50% dari target.

Menurut Poerfika, bahwa dirinya telah menghimbau kepada seluruh satuan kerja untuk mangajukan SPM gaji ketiga belas agar dapat segera tersalurkan ke Aparatur Negara.

“Satuan Kerja telah kami himbau untuk segera mengajukan SPM Gaji Ketiga Belas agar gaji ketiga belas semakin cepat tersalurkan ke para aparatur negara” lanjut Poerfika.

Sebagai informasi, gaji ketiga belas dibayarkan untuk dapat mendorong konsumsi rumah tangga dan memiliki multiplier effect bagi perekonomian nasional.

Aparatur negara diharapkan membelanjakan uang gaji ketiga belas nya untuk produk dalam negeri atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mengingat pembayaran gaji ketiga belas dilaksanakan pada bulan Juni yang merupakan waktu yang tepat untuk mendorong perekonomian di kuartal II tahun 2021.

(Ukis**)