Kinerja Polsek Pa’Jukukang di Keluhkan Warga Gegara Aksi Curnak Makin “Menggila”

Mei 8, 2021 - Armada

Bantaeng, Newsarmada.com – Warga Desa Baruga dan Desa Borongloe Kecamatan Pa’jukukang, Kabupaten Bantaeng masih trauma dan resah oleh aksi pencurian ternak (curnak) yang masih sering terjadi. Terbaru, sebanyak 2 ekor kuda milik warga di dua desa tersebut dicuri dan sampai berita ini diterbitkan, Sabtu (8/05/2021) pelaku dan ternak yang dicuri belum ditemukan.

Menurut Arifin warga Desa Baruga, Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng saat di wawancarai Newsarmada.com pada Jumat (07/05/2021) mengaku bahwa pada bulan Februari 2021 lalu kudanya menjadi korban kebengisan curnak dan dirinya pun telah melaporkan ke pihak berwajib namun hingga saat ini baik pelaku maupun ternaknya belum ditemukan.

“Bulan Februari pak kudaku dicuri, saya sudah melapor tapi sampai saat ini belum ditemukan baik kuda maupun pencurinya” Tutur Arifin

Salah satu warga yang masih satu Desa dengan Arifin bernama H. Sandak, kepada Newsarmada.com juga mengaku bahwa dirinya pada beberapa bulan yang lalu menjadi korban pencurian ternak. Bukan hanya ternak tapi 1 unit sepeda motor miliknya pun gondol maling.

Terbaru, aksi pencurian ternak kembali terjadi di Dusun Paku-Pakua Desa Borongloe Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Banteng. Korbannya bernama Caring. Kepada Newsarmada.com Caring mengaku bahwa kudanya juga menjadi korban pencuri ternak (curnak) pada Selasa malam (07/04/2021). Kasus pencurian itu juga telah dilaporkan Caring ke Polsek Pa’Jukukan, namun hingga saat ini belum ada hasil.

“Malam Rabu tanggal tujuh bulan empat kemarin pak kudaku dicuri, sudahmi saya laporkan ke polisi, tapi sampai hari ini belum ada hasil” Ketus Caring.

Dari beberapa kasus pencurian ternak yang berulang kali terjadi di dua desa tersebu membuat warga merasa semakin terbebani karena harus melakukan penjagaan ekstra terhadap ternak mereka. Bahkan beberapa warga mengaku belum berakhir “Corona” meresahkan kini mereka harus diresahkan lagi oleh aksi pencurian ternak.

Warga di dua Desa itu pun berharap agar pihak kepolisian di wilayah hukum Polsek Pa’jukukang agar betul-betul serius menyikapi aksi curnak yang bukan hanya kali pertama terjadi.

Kapolsek Pa’Jukukang Irwan Efendy saat dikonfirmasi melalui via telepon selulernya mengatakan bahwa tiap malam dirinya bersama timnya rutin melakukan patroli, dan menemukan beberapa hewan ternak milik warga yang di ikat diluar kandang.

“Tiap malam kami rutin lakukan patroli, dan memang banyak warga yang mengikat ternaknya diluar kandang, artinya di dalam kandang saja tidak bisa dijamin tidak kecurian apalagi kalau di ikat diluar kandang” Kata Irwan Efendi

Terkait dengan beberapa aksi pencurian yang terjadi di wilayah hukumnya dirinya menghimbau masyarakat Kecamatan Pa’jukukan agar tidak mengikat ternaknya diluar kandang, terkait kinerja timnya mengungkap sindikat pencuri ternak yang selama ini meresahkan warga, dirinya berharap agar warga tetap bersabar dan memberikan kepercayaan penuh kepada pihak berwajib.

“Kami berharap pak agar warga tetap bersabar menunggu hasilnya, berikan kepercayaan sepenuhnya kepada kami. Selain itu kami juga berharap agar terciptanya situasi aman, agar masyarakat tidak mengikat ternaknya di luar kandang, untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif tentunya tidak dapat kami lakukan tanpa bantuan masyarakat” tutup Irwan Efendy.

(M. Asbar Dg Jumakka)