Pendamping KPM – BPNT Diduga Main Mata

Mei 2, 2021 - Armada

Makassar, News Armada.com – Bantuan Sosial (Bansos) terus disalurkan oleh pemerintah dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Sejumlah Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang digulirkan mulai Januari 2021, yakni Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Namun, banyak Keluarga Penerima Mamfaat (KPM) mengeluh dan mengaku tidak dapat merasakan dan menikmati program tersebut. “Ini pembagian sembako tidak merata, terkesan pilih kasih. Banyak sekali warga miskin tidak dapat bantuan,” keluh Razak.

Razak menambahkan kalau para KPM awalnya berantusias mendatangi tempat penyaluran/e-warung yang dipercayakan oleh pemerintah untuk menyalurkan Bansos tersebut namun nyatanya menghasilkan kekecewaan, kekesalan, bahkan malu lantaran bantuan dari pemerintah yang dinanti-nantikan berupa beras 15 kg, dan telur 35 butir ternyata tidak didapatkan.

Hal senada diungkapkan Dg Ngawin di jalan Sungai Saddang Baru, kelurahan Ballaparang, kecamatan Ujung Pandang, kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kalau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) miliknya nol rupiah. “Ini kartu KKS ketika di gesek di e-warung saldonya nol alias tidak ada isinya. Disini para pendamping telah lalai bahkan diduga menyala gunakan amanah yang diberikan kepadanya, sebab hanya orang-orang yang mereka kenal saja diperhatikan, sekalipun orang itu lebih berada kelihatannya,” ungkap Dg. Ngawing.

Pewarta : M. Asbar

Editor      : Abel S