Distribusi Bansos Sembako Masih Tertunda, Sejumlah KPM di Bulukumpa Mulai Resah

Maret 24, 2021 - Armada

Sejumlah Agen (E-Warong) di Kecamatan Bulukumpa saat melakukan pencocokan data KPM Bansos Sembako

Bulukumba, News Armada.com – Program Bantuan Sosial Sembako atau yang sebelumnya dikenal dengan istilah BPNT di seluruh wilayah di Indonesia priode bulan Maret 2021 mengalami penundaan. Akibatnya sejumlah besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di sejumlah wilayah resah, apalagi saat ini menjelang masuknya bulan suci ramadhan menyisakan beberapa pekan lagi.

Salah satu KPM bernama Raba kepada wartawan Newsarmada menyampaikan keresahannya akibat penundaan penyaluran bansos sembako. Warga Desa Jojjolo Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba mengatakan sejak 2 tahun terakhir ini dirinya merasa terbantu dengan adanya bantuan pemerintah berupa sembako, apalagi saat ini bulan suci ramadhan sudah semakin dekat, dirinyapun sangat berharap bansos sembako dapat segera disalurkan.

“Kalau bisa kasian cepatmi disalurkan, karena selama ini bantuan sembako dari pemerintah sangat membantu, apalagi dikondisi saat ini kita dikampung hanya mengandalkan hasil kebun dan sawah, sementara hasilnya banyak yang gagal sehingga harapan kita dikampung satu-satunya bantuan dari pemerintah” Kata Raba dengan nada sedih saat di wawancarai.

TKSK Kecamatan Bulukumpa Andi Arfan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa penundaan penyaluran bansos sembako priode bulan maret ini dikarena ada perbaikan data KPM termasuk KPM yang masih memperoleh saldo nol di KKSnya. Dirinya juga menjelaskan bahwa sejak Tanggal 16 sampai 21 maret dirinya telah berkoordinasi dengan sejumlah Ewarong di wilayah koordinasinya untuk kembali mengumpulkan KK KPM untuk selanjutnya dilakukan validasi dan perbaikan data karena selama ini banyak ditemukan data ganda, NIK tidak aktif dan adapula ditemukan dalam 1 KK terdapat dua KKS.

“Sejauh ini pak penundaan kita belum tau sampai kapan, karena sampai saat ini kami masih melakukan pencocokan dan perbaikan data, mulai dari NIK KPM tidak aktif, data KPM ganda, KPM dalam satu KK terdapat dua penerima KKS dan juga masih adanya data KPM yang memperoleh saldo nol di KKSnya, dan itu semua pak masih dalam tahap perampungan, namun khusus di Kecamatan Bulukumba Alhamdulillah sudah hamper rampung” Jelas Andi Arfan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba saat di konfirmasi ditempat terpisah mengatakan bahwa penundaan penyaluran Bansos Sembako ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bulukumba saja, namun terjadi sebagian besar wilayah yang ada di Indonesia Berdasarkan surat yang diterima dari Kementerian Sosial (Kemensos) pada 06 Maret tertanggal 05 Maret 2021 No. 571441D03/21 perihal penundaan penyaluran Bantuan Sosial Sembako (Bansos Sembako) dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Penundaan ini terjadi di seluruh wilayah dinda, bukan hanya di Bulukumba saja karena masih ada perbaikan data oleh Kemensos yang dilakukan oleh tim data di Kabupaten,” ujarnya saat dikonfirmasi Tim Newsarmada.com diruang kerjanya pada Rabu (24/03/2021) Pagi.

Syarifuddin juga menambahkan, informasi terkait penundaan distribusi Bansos Sembako ke KPM  di bulan Maret 2021 ini telah disampaikan kepada semua e-warung atau agen agar tidak melakukan stok penyediaan komoditi terlebih dahulu.

“Informasi penundaan ini juga telah kami sampaikan ke semua agen dan menghimbau agar tidak melakukan stok komoditi,” jelasnya.

Perlu diketahui, bantuan sosial sembako sejumlah Rp 200.000 yang diberikan setiap bulannya dari Pemerintah pusat, diKabupaten Bulukumba disalurkan melalui rekening Bank Mandiri. (Jusman)