Satu Unit Rumah di Desa Bonto Masila – Bulukumba Diamuk “Sijago Merah”

Maret 8, 2021 - Armada

BULUKUMBA (ARMADA.com) – Satu unit rumah semi permanen di Dusun Batu Langgae Desa Bonto Masila Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan ludes terbakar pada Senin (8/3/2021) pagi. Kebakaran diduga terjadi ketika sang pemilik rumah meninggalkan rumah setelah memasak air menggunakan kayu bakar.

Kebakaran yang belangsung sekitar pukul 09.30 Wita itu mengakibatkan satu rumah milik pasangan suami istri Nating dan Rusnia warga Dusun Batu Langgae Desa Bonto Masila Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan
ludes terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Melihat kejadian ini, puluhan warga langsung berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, upaya pemadaman ini tidak bisa dilakukan dengan mudah karena kobaran api sudah terlanjur membesar.

Pemilik rumah Rusnia (48) saat dikonfirmasi dilokasi kejadian mengatakan bahwa  sebelumnya ia memasak air dirumahnya menggunakan kayu bakar, setelah air mendidih dia kemudian memadamkan api ditungku pembakarannya, menganggap sudah tidak ada lagi api dirinya pun kerumah tetangganya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Tidak tau pak karena saya tadi ada dirumah tetangga, memang tadi saya memasak air pakai kayu bakar, tapi setelah mendidih saya sudah padamkan apinya sebelum saya tinggalkan rumah” kata Rusnia saat dikonfirmasi.

Amukan api akhirnya bisa dipadamkan setelah adanya bantuan armada damkar dari Satpol PPdan Damkar sebanyak 4 unit. Namun demikian, bangunan rumah tersebut tetap ludes terbakar berikut sejumlah barang berharga yang ada di dalamnya, karena bangunan rumah yang terbakar berbentuk limasan yang terbuat dari bahan kayu. Akibat kebakaran pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian material sekitar seratus juta rupiah.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada pihak terkait yang bisa dimintai keterangan karena proses pemadaman masih dilakukan oleh pihak damkar dibantu oleh warga.

(Syamsir)